Archive for the ‘catatan’ Category


rupanya langit telah sejak dulu memperhatikan tingkah manusia. Sejak pertama kali kakek adam dan nenek hawa turun kebumi. Langit telah pula menyaksikan banyak peristiwa. Catatan demi catatan sejarah. Kaum berganti kaum. Zaman bertukar. Semuanya tercatat rapi. Itulah takdir hidup. Bermula dari hal yang tak disangka. Boleh jadi kita tak ada dimuka bumi ini jika kakek adam dan nenek hawa tidak memakan buah khuldi. Pernah kah kita terpikir bahwa hal kecil semacam buah khuldi itu menjadi pemicu perjalanan panjang sejarah umat manusia. Orang-orang langit itu sekali lagi tidak pernah bohong. Bahwa seluruh kejadian ini sudah tercatat di kitab maha besar. Dilauhul mahfudz, semuanya kait mengkait. Takdir itu berlaku untuk semesta. Bahkan daun yang jatuh pun tak luput tercatat dalam kitab besar itu. Jadi,jika demikian apa pula yang ,membuat kita terburu-buru menyegerakan takdir. Apa guna kita menyesal atas takdir buruk yang menimpa. Semuanya sudah disusun sitematis, teratur, oleh tangan besar yang tak terlihat. Tapi jangan pula karena ini kita mendahului takdir dengan pesimis dan menyerah serta menyalahkan Tuhan. Disinilah kita dengan ilmu yang terbatas harus pandai mengerti, ada batas-batas pengetahuan yang hanya Tuhan lah pemilik kebenarannya. Agar kita belajar dari sebuah meja yang tak pernah mampu melihat tukang yang membuatnya. Itulah kita sebagi hamba terhadap Tuhan sebagi pencipta kita. Maka ikhtiar yang keras dan rasa syukur adalah dua senjata paling hebat yang kita miliki untuk menyambut takdir Tuhan. Semoga dengan pemahaman yang baik,prasangka yang baik pada Tuhan kita semua berjumpa dijannah. Takdir terindah impian semua manusia. Tempat bermula kita.tempat asal kakek adam dan nenek hawa. Aammiin
#badawrite

Iklan

Setiap malam yang mengagumkan…jika kau tahu…aku mengenangmu…
malam kali ini izin kan aku berkisah untukmu…
sebuah penghargaan dari cinta untuk melupakan kesalahanmu …
untuk mengubah kesakitan menjadi sebuah dugaan akan tujuan muliamu…
untuk salam perpisahan akan cinta yang kupertahankan sejak 3 tahun lalu…bacalah hikayat Ulat dan Kupu-kupu,,,
terinspirasi atas kisahku padamu….

Hikayat Ulat dan Kupu-kupu

laksana daun,,,,yg dititipi telur ulat,,,

sang daun mengasihi telur penuh kesetiaan,,,,telur pun menetas dan butuh makan,…

daun memberi mekan dengan helai daunnya sendiri,penuh pengorbanan,kemudian ulat tersebut menjadi kepompong,yang tak seorangpun tertarik mnerimanya,….

tp daun sanggup,,,,,,

tiba s’atnya ulat keluar dari kepompongny,sebuah kupu-kupu cantik kluar,,,,

Dengan pesonanya,..
mudah baginya mendapat pejantan lain,ia trbang,..ia lupa pada daun,yg mnerimanya apa adanya,,,

namun daun selama 3 tahun ia ditinggal ia tetap ikhlas,,ia berbaik sangka…

dan ternyata kenyataannya kupu-kupu pergi bukan tanpa alasan…
ia pergi dengan membawa serbuk sari dari bunga sang daun..,,,

ia pergi demi kebaikan daun…
tanpa memberi tahu daun akan tujuannya…

sampai sekarang daun tidak pernah tahu,
alasan kenapa sang kupu-kupu yang ia sayangi…pergi begitu saja…

Mereka berdualah cinta sejati itu…..
daun berkorban dengan ikhlas dan selalu berprasangka baik…
kupu-kupu memberi cinta terbaik tanpa pernah memberi tahu ..

oleh : Badawrite


Allahuakbarr….allahhhhhuuuuuaakbar….
sayup terdengar azan dari mesjid disekitaran rumah,didepan layar mesin elektronik ini aku terenyuh…sungguh subuh yang mengesankan diawal bukan ramadhan.kemudian batin mulai terharu,teringat akan orang-orang yang disayang sekarang sudah ada beberapa yang tak lagi disisi,teringat ayaah yang sudah tenang disisi Allah,teringat gadis itu yang dulu jadi obat subuh merindu ini.
Namun dalam hati ada seberkas cahaya yang mendamaikan,untuk mendekat kepada sang maha Cinta,,yang menjadikan kita ada dari ketiadaan,aku bersyukur dapat berjumpa lagi dengan bulan penempahan akhlak,bulan pusat latihan pengendalian hawa nafsu,bulan penuh barokah ini..
kemudian diawal bulan ramadhan sungguh indah sekali,selalu aku kau hadiahi moment-moment mengesankan disetiap waktu,,,kau hadiahi keluarga yang tenang,bersahabat,dan menyenangkan…kau beri para sahabat yang hadirkan kebahagiaan,,,
sungguh tak pandai hamba membalasnya ya Robb…
inilah kedamaian disubuh hari…
inilah subuh merindu….diketikan akhir ini hamba bersyukur,sekarang izinkan hamba menghadapmu,disubuh yang agung ini..
hamba pergi shalat subuh.