Arsip untuk April 3, 2011


Penulis: Badawi husein

BAB I
PENDAHULUAN

A.PENGANTAR
Puji syukur tak henti-hentinya penulis sampaikan kepada Allah.swt atas berkat rahmat dan hidayahnyalah akhirnya penulis mampu menyelesaikan tugas rtikel ilmiah mengenai “rendahnya physical quptient anak Indonesia dibandingkan Negara asia lainya” ini tepat pada waktunya.
Kemudian ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya juga penulis sampaikan kepada dosen penjaskes yang telah mengarahkan dalam penyusunan artikel ini,sehingga penulis mendapat pedoman dalm penyusunan artukel ini.terimaksih juga kepada semua pihak yang membantu kelancaran atas tersusunnya makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis sangat menyadari masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan dan kesalahan dalam penyusunannya baik kesalahan tekhnis maupun non tekhnis,
Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik beserta saran yang bersifat membangun demi kemajuan dan perbaikan artikel ini kedepannya,
Semoga apa yang terkandung didalam makalah ini dapat memberikan pengetahuan dan memberikan manfaat bagi kita semua.

B.LATAR BELAKANG

Baru-baru ini penulis mendapati berita melalui media internet blogindonesia,betapa mengejutkannya penulis membaca bahwasanya phisical quotient anak Indonesia sangatlah rendah dibandingkan Negara-negara asia disekitarnya,atau menurut riset play and physical quotient dibandingkan 3 negara asia jepang,Thailand,dan Vietnam indonesis menempati urutan paling rendah.
Ironis sekali hal ini terjadi dinegara kita sebagai Negara berkembang yang baru-baru ini saja tersentuh oleh arus globalisasi yang mempengaruhi aktivitas tubuh anak seperti main game internet,playstation,dan lain sebagainya.
Penulis sebagai mahasiswa penjaskes merasa perlu untuk mengetahui penyebab rendahnya physical quotient anak Indonesia ini yang akan sangat mempengaruhi prestasi anak Indonesia sebagai peserta didik dan sebaga generasi penerus bangsa untuk kedepanya,melalui penyusunan artikel ini penulis berharap dapat membantu peningkatan Phisical quotient(PQ) anak Indonesia,dan menyadarkan masyarakat Indonesia akan pentingnya physical quotient.
Kemudian untuk lebih jelasnya uraian telah penulis susun melalui berbagai media,yang kesemuanya tersaji pada bab II dihalaman berikutnya.

BAB II
PEMBAHASAN

A. DEFENISI PHISICAL QUOTIENT

Kecerdasan Fisik (Physical Quotient – PQ)

PQ adalah elemen penilaian yang mengukur kemampuan fisik seorang anak dalam melakukan berbagai aktivitas dan permainan, yaitu apakah sesuai dengan kemampuan anak seusianya.
Kecerdasan kinestetik, yakni kemampuan untuk menggunakan seluruh tubuhnya untuk mengekspresikan ide-ide dan perasaan-perasaan atau menggunakan tangan-tangan untuk menghasilkan dan mentransformasikan sesuatu. Kecerdasan ini mencakup keahlian-keahlian fisik khusus seperti koordinasi, keseimbangan, ketangkasan, kekuatan, kelenturan dan kecepatan. Howard Gardner (2001.3)
Kecerdasan Fisik (PQ) adalah kecerdasan yang dimiliki oleh tubuh kita. Kita sering tidak memperhitungkannya. Coba renungkan : Tanpa adanya perintah dari kita tubuh kita menjalankan sistem pernafasan, sistem peredaran darah, sistem syaraf dan sistem-sistem vital lainnya.

Tubuh kita terus menerus memantau lingkungannya, menghancurkan sel pembawa penyakit, mengganti sel yang rusak dan melawan unsur-unsur yang mengganggu kelangsungan hidup. Seluruh proses itu berjalan di luar kesadaran kita dan berlangsung setiap saat dalam hidup kita. Ada kecerdasan yang menjalankan semuanya itu dan sebagian besar berlangsung di luar kesadaran kita.

Selain itu kecerdasan fisik ini sangat mempengaruhi daya tahan tubuh anak dalam beraktivitas sehari-hari,dengan kata lain tidak mudah sakit atau drop.

(lebih…)